Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
HomeSelamat Datang di Martin's Site
Keinginanku adalah membagi kasih, lewat sharing pengalaman hidup dan membaca pengalaman anda yang mengagumkan. Cita cita menjadi manusia baru yang membawa kehangatan, berarti dan berguna untuk orang lain dengan cara membagi telenta kepada orang lain. Jadilah rendah hati dan tulus hati dalam hukum utama cinta kasih. Saya juga ingin berbagi pengalaman dalam hal otomotif di bengkelgratis.com

Blog EntryOct 29, '11 9:23 PM
for everyone

Siang ini, Jumat pertama di Shekinah Semarang Romo Purwo MSF, memberikan Homili tentang anak kecil yang membawa 5 roti dan 2 ikan. Banyak penafsiran baru bagi saya yang menarik, termasuk mengapa Tuhan Yesus minta sisa roti dan ikan dikumpul. Silahkan dengar sendiri hehehe
Romo Purwo MSF   

Blog EntryMar 23, '11 11:27 PM
for everyone
Tiga tahun lalu saya merasa ada yang tidak beres pada lutut.Pikirku paling setelah digoyang goyang akan beres. Ketika berada di Purwokerto, saya jalan pagi, semakin jauh semakin sakit akhirnya trauma tidak berani jalan pagi lagi. Setahun lebih saya tidak berani jalan pagi. Sampai oktober 2010 ada email dari Bapak FX Benny Setiawan.

 From: Komunikasi_KAS@yahoogroups.com [mailto:Komunikasi_KAS@yahoogroups.com] On Behalf Of FX.Benny Setiawan Sent: Thursday, October 28, 2010 12:42 PM
To: Komunikasi_KAS@yahoogroups.com Subject: [Kom-KAS] Info kesehatan...

Resep manjur untuk rheumatik.  Teman saya baru pulang dari berjalan-jalan, bercerita tentang teman serombongan yang menggunakan resep ini, hasilnya sangat bagus. Sekarang dirinya tidak perlu makan obat glucosamine lagi, bahkan berhenti makan obat osteoporosis.  Saya juga pernah membaca di Harian Shi Jie Ri Bao ada orang menulis tentang kesaksian akan keberhasilan resep ini. Secara khusus saya mencari data di jaringan maya, ternyata ada cara pembuatannya.

 Saudara sekalian, boleh dicoba, kemudian hari boleh jadi kita akan leluasa lagi menggerakkan pinggang atau berdansa. Juga dapat mengobati rheumatik (berguna untuk melancarkan aliran darah dan melemaskan otot)...(bila ada sakit bisa menjadi obat, kalau tidak sakit bisa untuk menjaga kesehatan, anggur kering campur arak juga cukup enak, biar bagaimana pun orang usia lanjut pada umumnya menderita reumatik, boleh dicoba!) 

1. Tempatkan sekotak kismis (anggur kering ukuran besar, produk california, amerika serikat) ke dalam wadah yang dangkal dalamnya. 
2. Tuangkan gin (minuman beralkohol dari Inggris) ke dalam wadah, sampai semua kismis tercelup, sebotol gin bisa mencelup sekilo kismis. 
3. Biarkan tanpa perlu ditutup, sampai semua gin terserap oleh kismis (sekitar seminggu). Selama 7 hari ini diaduk sesekali agar gin lebih cepat terserap. 
4. Pindahkan kismis yang sudah siap proses ke dalam wadah pakai tutup, setiap hari makan dua sampai tiga kali, setiap kali makan sebanyak 5 – 9 butir kismis, jika tidak begitu suka makan kismis, boleh dicampurkan ke dalam salad atau bubur gandum untuk dimakan. 

Dulu sering terdengar suara aneh ketika saya membengkokkan lutut, namun sebulan setelah memakan kismis beralkohol, tidak lagi terdengar suara, malah dapat berjalan, melintasi jalan, naik ke mobil, dan kegiatan lainnya, ketika membongkokkan badan tidak perlu lagi berpegang pada dinding, beberapa minggu kemudian rheumatik saya tidak terasa sakit, juga tidak bengkak lagi ; setelah terus makan selama 3 bulan.

VideoJan 9, '11 10:42 PM
for everyone
Menyaksikan tingkah laku seorang cucu balita, cucu ke 7, belum dua tahun amat lucu. Samdave mencoba menghibur engkong dan popo ketika datang ke Semarang Desember 2010.



Download this and other original video files with Multiply Premium.

Photo AlbumPangeran dan Para Wali Gereja KatolikJan 9, '11 8:15 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Jam sudah menunjukan 10:2 menit, pada hal perayaan dimulai jam 10. Panitya sudah menyampaikan penghentian pengambilan foto. Romo Sukendar, Romo Paroki Katedral sudah berulang kali menyuarakan "sudah sudah" tetapi para Uskup tidak beranjak. Mungkin pikir para Yang Mulia, kapan lagi bisa menghibur umat Katolik di Keuskupan Agung Semarang. Terima kasih bagi para Wali Gereja. Sebelum foto bersama ini ada foto sendiri sendiri, juga dalam suasana bersedia diatur oleh para tukang foto. Sekali lagi terima kasih . Saya sedang edit dan akan saya tambahkan foto pribadi uskup pada file ini. Silahkan dan tolong tuliskan nama lengkap Bapak Uskup. Terima kasih

Photo AlbumUmat Bandung MengantarJan 7, '11 8:54 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Sisa beberapa foto mencoba berceritera tentang perayaan agung ini. Salah satunya adalah wajah penuh harap dan pertanyaan dari wakil umat Bandung yang ikut mengantar Mgr Pujasumarta pulang kampung

Setelah kata singkat Kardinal, ada pujian kepada Tuhan untuk mengiringi resminya awal pengembang tugas Uskup Agung Mgr Pujasumarta. Kotbah Mgr Martinus dengan segudang pujian dan keistimewaan KAS membuat semua yang hadir senyum. Tidak lupa mengajak semua umat KAS untuk mendoakan agar keuskupan Bandung segera mendapat uskup baru.
Serah kuasa Uskup dan Mgr Martinus   

ddd
dThumbnaild
ddd
Setiap wajah umat yang hadir pada perayaan Ekaristi ini memperlihatkan kegembiraan. Karena doanya minta uskup baru selama 6 bulan ini terkabul. Tetapi umat KAS juga berempatik kepada saudara saudara di Bandung. Kita mendoakan segera mendapat Uskup Baru. Alleluyah....

Sebelumnya Romo Pius Rijana Prapdi menyampaikan sambutan sebagai Administratur KAS dan dilanjutkan oleh Ketua KWI yang lebih dari 10 kali menyebut Keistimewaaan KAS. Penghasil Uskup terbanyak, pengasil dua kardinal, Uskup Metropolitan Jakarta. Ada keharuan dan empatik terhadap saudara saudara umat Allah di Keuskupan Bandung... tetapi seleuruh umat Katolik di KAS mendoakan segera ada Uskup untuk Umat Katolik di Bandung.
Romo Pius dan Mgr Martinus   

Mgr Leopoldo Girelli mengumumkan secara "resmi" Uskup internet Indonesia dan pujasumarta.multiply.com sarat dengan kejenakaan. Beliau mengatakan dari KAS dan mutiara Muntilan menjadi icon Umat Katolik Indonesia, dari KAS pula hadir putra terbaik Mgr Sugiopranoto sebagai pahlawan Nasional Bangsa ini. Bagi Mgr Pujasumarta beliau teringat dua peristiwa penting ketika pelantikan sebagai uskup Bandung. Pertama 3 kali topi mintranya jatuh, mungkin pertanda singkatkan masa tugas sebagai uskup Bandung, Kedua sambutan Mgr Petrus Turang bahwa di Bandung perlu ada reboisasi, ternyata tidak berhasil karena rambut Mgr Pujasumarta tetap tidak tumbuh. Manariknya silahkan dengarkan sendiri.
Nunsius dan Mgr Pujasumarta   

Blog EntryJan 5, '11 12:15 AM
for everyone

Selamat kembali ke KAS. MAAP maaaaaaaap, kalau tulisannya kepanjangan hehehehe.

Dua setengah tahun lalu saya posting tulisan saya di Multuply dan tulisan  lain di muat di Majalah Utusan (Juli 2008).  Waktu itu Bapak Uskup mengatakan “Ayolah berbondong-bondong pindah ke Tanah Sunda”. Sekarang? Sebagian umat KAS dan Bandung mengalami “permainan” perasaan. Sedih, senang, penuh harap silih berganti. Bagaimana caranya menjawab perasaan itu? Ikutin sharing ini, karena ada nasehat dari Mgr Pujasumarta di akhir tulisan ini.

Selamat Bertugas di Tanah Sunda Yang Indah Mgr Pujasumarta

Jul 10, '08 5:59 AM
for everyone

http://tarcisius.multiply.com/journal/item/25/Selamat_Bertugas_di_Tanah_Sunda_Yang_Indah_Mgr_Pujasumarta   Ringkasan:

Sedih ditinggal Mgr Pujasumarta, mantan Vikjen menjadi uskup Bandung, mulai dari Mgr Suharyo yang menyebut Mgr Pujasumarta sebagai mas Puja. “Mas Puja adalah orang yang rendah hati dan tulus hati serta tidak pernah marah. Kalau ada yang marah  kepada Mas Puja berarti yang marah kurang beres” ungkap Mgr Suharyo.  

Para eyang dan engkong Hironemus tidak bisa doa dan pendalaman kitab suci bersama  Mgr Puja lagi. Lebih dari 12 tahun berkiprah di kumpulan garam, muda mudi berkumpul untuk mendampingi anak anak yang tersingkir,  amat menghidupkan.  Mereka bernyanyi dan menari, salah satunya seperti tarian kupu kupu itu, yang malam itu diwakilkan pada anak anak karyawan.....Karyawan keuskupan berceritera: ” Kami sering melihat Mgr Puja memangkas rambutnya Mgr Suharya dan di lain waktu, Mgr Suharya demikian kawatirnya ketika kening Mgr Puja terbentur pintu Kijang. Dengan cepat Mgr Suharya membersihkan darah dan menempelkan sendiri tensoplas pada kening Mgr Puja, kejadian itu mengharukan.   Persahabatan memang sudah mulai ketika beliau berdua di SMP Pengudi Luhur Solo, Mgr Suharyo satu kelas diatasnya. Malam tadi kesetiaan itu di lanjutkan dengan cara mengantar Mgr Pujasumarta menggunakan bus ke Bandung.

Komentar:

gloriamaries wrote on Jul 10, '08.  Semua yang terbaik buat Pastor Puja di tempat tugas yang baru. (Jerman)

matadunia15 wrote on Jul 10, '08. Selamat bertugas untuk Bapak Uskup... (Indonesia)

pingkan20 wrote on Jul 10, '08 (Bandung)

Lama kami menunggu Uskup di Keuskupan kami...Mudah-mudahan Mgr. Puja dapat lebih mengembangkan Keuskupan Bandung baik dalam Keuskupan Bandung sendiri maupun untuk lintas agama. Bumi Parahyangan memang dingin, semoga kehadiran Mgr. Puja dapat disambut seluruh masyarakat Sunda dengan hangat.

ibuseno wrote on Jul 10, '08 (Jakarta)

Selamat bertugas Mgr Puja.. Akhirnya Bandung punya Uskup baru

manyar07 wrote on Jul 11, '08 (Bandung)

loh?? Bapak dak ikut mengantar ya?...
para pengantar bilang, perjalanan dari Semarang ke Bandung sangat lancar...
semoga mengisyaratkan bahwa tugas2 Mgr. Pudjo akan lancar juga, AMIN!

dadangpr wrote on Jul 12, '08 (Boro)

Ketika Keuskupan Agung Semarang bikin gerakan Berbagi Lima Roti dan Dua Ikan, yang dimahkotai dengan Kongres Ekaristi Keuskupan I, gerak dan langkah ini rupanya menjadi "Rencana Allah" untuk "mempersiapkan hati dan merogoh kerelaan Keuskupan Agung Semarang untuk membagikan Ikan Besarnya kepada Keuskupan Bandung. Pengalaman berbagi yang amat riil!.

manyar07 wrote on Jul 14, '08

adduh... jadi dak enak nih...soalnya 'ikan besar' itu dak bisa dibagi2...hihihi...

dkdewi wrote on Jul 14, '08 (Yogyakarta)

Wah..pasti acara malam itu penuh kesan ya pak. Mgr Puja meninggalkan banyak kenangan indah bagi keluarga besar Keuskupan Agung Semarang yang tidak akan bisa dilupakan. Betul ga pak? Berkah Dalem.

manyar07 wrote on Jul 14, '08

MP belum muncul di MP.... apakah beliau ada sehat sehat?

Puji Tuhan, Beliau sehat2 aj...langsung sibuk tuh, Pak... tgl 10 datang, siangnya udah mulai kegiatan

manyar07 said

Puji Tuhan, Beliau sehat2 aj...

Coba Manyar baca dengan teliti pelayanan beliau ketika pekan suci lalu di blok beliau. 24 jam rasanya tidak cukup. Seorang pekerja keras, seperti tulisan di majalah Utusan Juli. Salam dan Berkat Tuhan

fransderozari wrote on Jul 20, '08 (Jakarta)

Saya tidak mengenal Mgr. Puja, tetapi dari tulisan pak Martin beliau seorang pekerja keras dan memiliki hati yang lembut. Selamat bertugas di tanah Sunda Mgr.

 

pujasumarta wrote on Aug 4, '08 (Bandung)

Terimakasih, Pak Martin, atas postingan mengenai Tanah Sunda Yang Indah! Sungguh itu, saya telah menyaksikan dan mengalami sendiri. Mutiara-mutiara indah saya temukan dalam hati umat yang sungguh-sungguh merasa dicintai oleh Tuhan! Karena itu meskipun cuaca lebih dingin, namun hati tetap hangat! Ayolah berbondong-bondong pindah ke Tanah Sunda! Salam, doa 'n Berkah Dalem

 

http://tarcisius.multiply.com/journal/item/38/Uskup_Pujasumarta_uskup_Bandung  Mgr Pujasumarta mengatakan: “Kalau kita hanya menjalani kehidupan duniawi semata, suatu saat kita menjadi bosan. Akan tetapi bila pada setiap kejadian duniawi ini, kita maknai dengan iman, rasanya hidup ini menjadi kaya dan indah”

Sekarang, kembali  kami gembira. Bapak Uskup Pujasumarta pulang ke Keuskupan Agung Semarang.


Blog EntryDec 31, '10 12:04 PM
for everyone
SELAMAT TAHUN BARU 2011

 Sebenar'nya hidup ini tdk perlu selalu merasa disesali.
 Tidak perlu merasa diri ini cakep/ jelek.
 Tidak perlu saling menyalahkan mencari siapa yg benar siapa yg salah.
 Hidup ini indah....  Nikmati lah....
 Semoga teman" sekalian d'berkati hidup dgn penuh kesehatan

Blog EntryDec 31, '10 2:06 AM
for everyone


 Saat berumur 20thn kita merasa sungguh enak kalo kita tampan/cantik.
 Saat 30thn kita merasa sungguh enak andaikan kita kembali muda lagi.
 Saat 40thn kita merasa sungguh enak andai kita punya banyak uang
 Saat 50thn kita merasa ketika tubuh kita sehat  sungguh enak sekali.
 Saat 60thn kita merasa utk dpt hidup saja sudah sangat bagus. 
 Saat 70/80thn kita. merasa kenapa hidup ini serasa sangat singkat sekali.

Hidup bak makan bubur panas, kata orang bijak. Saat baru mulai makan, kita makan dari pinggir dan pelan2 krn bubur masih panas. Begitu pula awal kehidupan kita. Saat masih anak2 kita merasa usia berjalan lambat karena kita ingin cepat dewasa dan pandai utk mengatur hidup sendiri.

Ketika bubur bagian pinggir sudah habis dan bubur sudah dingin, kita memakan bagian tengah dgn cepat. Begitu pula ketika kita masuk usia dewasa dan senja, kehidupan berlalu dgn cepat tanpa terasa akibat segala kesibukan kita. (Andryhart)

Kita memanen apa yang kita tanam, menyesali tidak ada gunanya, tidak bersyukur juga bukan sikap yang baik. Maka berterima kasih dan bersyukur atas semua yang Tuhan karuniakan kepada kita.

Blog EntryDec 30, '10 3:14 AM
for everyone
Dua tahun lalu, rasanya komunikasi di MP ramai. Sharing juga bermutu dan menyenangkan. Mengapa sekarang jadi sepi, jarang saling sapa lagi? Sudah tidak kreatifkah awak awak ini? 

Blog EntryDec 30, '10 12:17 AM
for everyone
 Kehidupan manusia berlalu dgn cepatnya....
 Banyak sekali yg telah d'lalui, ada yg lancar(y)... ada yg penuh rintangan
... ada yg penuh kegembiraan<=-P... ada pula yg penuh kegetiran...
 Semua pasti mengalaminya... Itulah kehidupan manusia.


Dua hari lagi selamat tinggal 2010. Yang berlalu tidak akan kembali lagi. Sedih, senang, sudah dan sakit hanya Syukur dan Terima kasih.



Katedral tahun ini lebih meriah. Umat membludak, koor bagus, pengeras usara sudah lumayan, umat bersemangat dan lebih dari itu, tahun ini tidak ada kandang Natal. Sebuah pohon Natal yang terbuat dari lebih dari 25.000 plastik bekas minuman, dikerjakan sejak Januari 2010. Bangunan sekitar 4 meter ini demikian indahnya, sampai diakhir perayaan Ekaristi banyak umat mengabadikan. Selain itu, umat paroki sudah melakukan novena, doa berantai keluarga, pembaruan janji Nikah dsb. Bayi Yesus disemayamkan di sebuah lingkaran crown. Sebagian foto saya tampilkan.
Romo Pius menjelaskan arti gelas gelas plastic, bekas air minum adalah sebagian umat Allah yang tergusur, tersingkir, mengungsi karena erupsi gunung merapi, ketidak adilan dan sebagainya. Mengakiri kotbah Administrator Keuskupan Agung Semarang, romo Pius Riyana Prapdi menceriterakan. Tuhan mau istirahat akhir tahun. Tuhan bertanya kepada semua malaekat, akhirnya malaekat agung Mikael memberi usul. Silahkan dengarkan saja.....
Romo Pius Riyana Prapdi   

Blog EntryDec 1, '10 1:38 AM
for everyone

Pengalaman tak terlupakan



Saudara-Saudari terkasih, dan para imam yang terhormat. Rasa hati saya masih menggelegak, bergetar, tremendum-fascinoscum oleh pengalaman pertama saya melakukan eksorsisme. Pertama-tema saya mengucapkan terima kasih kepada Bruder Yohanes FC yang telah pernah memposting teks resmi mengenai doa exorcism dari Vatikan ke milist komunikasi KAS. Saya sempat membacanya sambil lalu waktu itu, namun puji Tuhan, saya dapat ingat akan apa yang tertulis di postingan bruder ketika harus menghadapinya sendiri. Melalui pengalaman saya melakukan eksorsisme, sayapun semakin bersyukur atas rahmat Sakramen Imamat kepada Gereja, yang ternyata memang menjadi sasaran tembak utama setan namun sekaligus juga alasan ketakutan setan.

Panggilan menjelang tengah malam

Kisahnya demikian: Pada hari Sabtu, tanggal 27 November 2010,  saya mendampingi rekoleksi OMK (Orang Muda Katolik) Stasi Tambun paroki Bekasi di Cipanas. Dewan Stasi dan Paroki turut mendampingi. Acara berlangsung dengan baik dan inspiratif sampai malam hari. Setelah acara api unggun, semua peserta dan penyelenggara bersiap untuk tidur. Sayapun masuk ke kamar saya. Baru saja saya jatuh tertidur, pintu kamar saya diketuk. Saudari Marta dan Anton serta beberapa orang yang lain memberitahu saya, bahwa di Cibulan di daerah bawah Cisarua, ada sekelompok Mahasiswa KAJ dekenat Timur yang sedang rekoleksi, dan mereka membutuhkan bantuan imam untuk menghadapi empat orang mahasiswi yang sedang kesurupan. Satu orang di antara mereka bahkan telah menghilang dan tidak ada di villa. Romo pendamping yakni Rm. Hari Sulistyo sudah pulang dan tidak akan kembali lagi ke sana.

Saya terhenyak. Pikiran saya langsung bekerja: jarak antara Cipanas hingga Cibulan adalah sekitar 15 Km. Cukup jauh. Menjelang pukul sebelas malam begini pula…. Namun hati saya tergerak untuk menolong. Akhirnya saya memutuskan untuk berangkat ke sana disertai oleh Martha dan Anton. Sambil mengemudikan mobil, saya mengingat kembali postingan bruder Yohanes dalam milist, apakah ciri-ciri orang kerasukan setan dan perbedaannya dengan orang yang mengalami stress berat/depresi. Lalu saya berpikir, ah, jangan-jangan mereka hanya depresi saja. Biasanya perempuanlah yang suka kesurupan, dan benar juga, perempuanlah yang dikatakan kesurupan malam ini. Jujur saja, sebenarnya saya termasuk golongan orang yang skeptis dalam urusan semacam ini. Maksud saya datang hanyalah sekedar menenangkan anak-anak itu saja. Kehadiran pastoral sajalah, demikian pikir saya. Namun demikian, saya tetap mencoba mengingat- ingat kembali teks itu. Kebetulan handphone BB saya hang setelah tersiram air teh di gerbong kereta api saat saya kembali dari Jogja ke Jakarta hari Jumat dinihari kemarin. Karena itu, saya tidak dapat membuka kembali teks dari milist itu. Saat itu saya tak punya pilihan lain, selain berusaha mengingat- ingat sendiri saja, sambil berbincang-bincang dengan Anton dan Martha.

Villa tua, tempat si jahat beraksi

Sesampainya kami di villa tua itu, terlihat para “pasien” sudah terlentang dan tengkurap tidur. Mereka dipisahkan di tiga tempat. ’Pasien’ yang hilang sudah ditemukan. Menurut berita, ia kini berada di kamar atas. Dari keempat anak itu, ada satu orang yang kata mereka paling kuat.

Terlihat para mahasiswa masih menggenggam rosario dan berdoa bersama. Ada salib besi tergeletak di sofa. Pasien terparah itu adalah seorang perempuan berperawakan kecil saja. Ia tergolek tengkurap di sofa, ditunggui oleh teman-temannya. ”Ia sudah tidur”, demikian kata mereka. Karena kondisi sudah tenang, saya spontan memutuskan: ”Ya sudah saya kembali saja, kan anaknya sudah tidur… ” Tetapi beberapa mahasiswa meminta saya melihat dulu kondisi gadis yang terparah itu. Kata mereka, tadi dia kuat sekali. Delapan orang mahasiswa lelaki yang kuat pun dia hempaskan. Rosario yang mereka kalungkan di lehernya ia putuskan, dan ia lemparkan ke halaman. Anehnya, rosario itu kemudian mereka temukan berada di WC villa. Salib besi itu juga telah ia ludahi. Kata mereka, suaranya pun berubah seperti bukan suara gadis itu. Hhmm… Masih dengan agak skeptis, saya mendekatinya.

Kuncinya: jangan berkompromi dengan setan

Terlihat badan gadis itu tengkurap, mata terpejam separuh. Dari situ terlihat manik matanya…. melihat ke arah mata saya… Aneh… Saya agak tersinggung. Lha kok dia melirik ke saya terus. Kepalan tangannya menggenggam erat. Saya duduk di sofa yang sama, dekat punggungnya. Ia mengais punggung bawah sambil keluar bunyi desis dari mulutnya, sampai bajunya terlihat sobek sedikit. Desisnya berbunyi ”panasss” …..Lalu, saya nekad… Saya pegang tangannya. Ia memberontak. Saya buka genggaman tangannya, dia melawan dengan sebaliknya. Posisinya masih menelungkup. Saya ingat postingan teks dari bruder Yohanes. Ciri kerasukan setan yang membedakannya dari depresi antara lain adalah, jika disebut nama Malaikat Agung Santo Mikael, atau nama Para Kudus, juga Bunda Maria dan Tuhan Yesus Kristus, maka ia tentu akan bereaksi dengan keras. Agak skeptis, namun tetap dengan memegang erat jari-jari kaku yang mencekam dari anak itu, saya katakan dengan suara wajar namun jelas terdengar, ”Keluarlah dari badan anak ini! Dalam nama Yesus Kristus Tuhanmu, serta Malaikat Agung Santo Mikael yang kepadanya kamu membangkang, keluarlah”.

Namun reaksi anak itu begitu mengejutkan kami semua, termasuk saya sendiri. Dengan gerakan cepat dan tak terpahami dari sudut mekanika badan manusia, ia berkelit langsung menatap wajahku, face to face, eyes to eyes….Ia mendesis menatap lurus ke mata saya, matanya penuh kebencian… Lalu dia berkata: ”Jangan sebut nama itu! Itu musuh kami!”. Dia bertanya : ”Apakah kamu takut, Bapa?” Saya menjawab, ”Kamulah yang takut!” Kemudian, dengan tatapannya yang tajam dia bertanya, ”Mengapa Bapa mengusir saya? Saya juga anak Tuhan. Kalau tidak, tentu saya tidak ada!” Segera kujawab, ”Kamu anak Tuhan yang tidak taat, sombong. Mengapa kamu memasuki anak ini?”  Namun setan itu menjawab enteng saja, ”Tempat ini nyaman. Saya mau pergi asalkan anak ini kubawa. Saya telah menambah penyakit pada dirinya, meremas alat cernanya, dan membunuhnya. Itu salah Bapa kalau Bapa memaksakan kehendak”. Saya tidak mau diajak tawar menawar dengan setan. Maka saya menjawab: ”Tidak ada kompromi. Kamu tidak bisa membunuh anak ini dan tidak akan mampu membawa nyawanya”. Setan inipun menantang saya dengan mengatakan bahwa ia tidak takut pada imamNya, tidak takut pada Sakramen dan tidak takut pada Yesus, karena dia juga mengaku sebagai anakNya.

Pergumulan dari tengah malam sampai dini hari

Maka sejak pukul 23.45 hingga memasuki hari Minggu dini hari, saya dan para mahasiswa Katolik di sana bergumul untuk mengusir setan dari anak itu. Ia yang kesurupan itupun berubah dari waktu ke waktu. Kadang-kadang suaranya berubah menjadi lembut bak wanita cantik, namun kemudian menjadi ganas. Kadang ia tertawa ngikik, kadang menantang, kadang merunduk sok kalah. Kadangkala ia merajuk minta dikasihani. Anak itu muntah-muntah berkali-kali. Kadang setan melepaskan anak itu, lalu masuk lagi. Ketika anak itu dilepas, si anak mengeluh, ”Romo, saya tak kuat, badan saya dan usus serta lambung sakit semua. Saya mau mati saja, dan takut”. Kami menguatkan agar ia berani melawan. Ternyata si anak ini juga diberitahu oleh setan bahwa Romo akan dibunuhnya jika anak itu tidak taat padanya. Maka si anak merasa lemah, karena tak mau Romo diapa-apakan oleh setan.

Namun, yang paling mengejutkan ialah, walaupun setan itu dapat keluar meninggalkan anak itu tetapi selang beberapa menit, namun kemudian setan kembali memasuki anak itu dengan jumlah yang makin banyak. ”Kami ini Legion”, katanya jelas sekali. Ia fasih berbahasa Inggris dan Jawa. Hal ini terjadi ketika saya mengajak dia berdialog dalam bahasa Inggris dan Jawa, sekedar mengetes apakah itu benar-benar setan ataukah hanya ’acting’ anak itu. Saya tetap mengingat teks postingan bruder di milist itu, dan makin yakin akan kebenaran isinya. Saya katakan padanya, ”Kekuatanmu hanya seperempat. Masih ada Malaikat Agung Santo Mikael, serta Gabriel dan Rafael.” Mendengar ini, ia mundur dan melepaskan anak itu. Tiba-tiba ia masuk lagi dan berkata, ”You are stupid, Father”, lalu menghantam saya. Suatu saat ia terjatuh tepat di salib, dan kontan ia menjerit kepanasan. Maka para mahasiswa menempelkan salib-salib mereka. Ia berteriak kepanasan dan tersiksa. Begitulah, si setan itu pergi lagi. Namun dengan cepat ia kembali lagi, dengan membawa lebih banyak lagi setan bersamanya. Ia mau menguras kekuatan saya. ”Sampai kapan Bapa bisa bertahan? Akan kukuras tenagamu, Bapa!”. Saya menjawab sambil teringat Mzm 121:2, ”Kekuatanku datang dari Allah, yang menjadikan langit dan bumi”. Kami bertempur lagi. Si setan menjerit-jerit, dan kemudian ia lari lagi… Lalu saya mendengar berita bahwa ketiga mahasiswi lain sudah dilepaskan. Semua setan kemudian berpindah merasuki mahasiswi yang satu ini.

”Aku, Lucifer”

Ketika masuk lagi yang terakhir kali ke dalam anak itu, dia memeluk saya. Dengan seolah suara si mahasiswi, dia mengendus tengkuk saya sambil berbisik, ”Aku Lucifer”. Saya merinding. Terasa bulu kuduk saya berdiri dan ketakutan mendera. ”Kamu takut, Romo?” katanya dengan lembut di telinga saya. ”Aku akan mengincarmu terus sampai kapanpun”. Tiba- tiba bangkitlah keberanian saya. Saya berteriak kepada para mahasiswa: ”Kita mendapat kehormatan, sampai Lucifer sendiri, si penghulu Setan, datang!” Para mahasiswa terbawa emosi, mereka berdoa makin keras. Ada pula yang berteriak, ”Hancurkan saja… Sikat dia,  Romo!”. Setan itu berkata, ”Paus Yohanes Paulus II memarahiku”. Kujawab, ”Tak hanya Paus Yohanes Paulus II, semua paus dan uskup, dan imam memarahimu, bahkan Tuhanmu Yesus dan Malaikat Agung Mikael atasan langsungmu! Taatlah kepadaNya!” ”Sayalah tuhan”, jawabnya sinis. Saya membanting dia, dan kami berpegangan tangan sambil saling melawan. Saya mulai berkeringat dan tenaga saya terkuras, tetapi tetap saja saya melawannya. Saya mengatakan, ”Kamulah yang ketakutan, melihat kami semua dan Tuhanmu! Lepaskan badan anak ini, karena dia sudah menerima Sakramen Ekaristi! ” Lucifer menjawab: ”Aih, itu hanya roti biasa! Dan kalian imam-imam semua bodoh!” Mendengar perkataannya, saya marah sekali. ”Kamu sudah melawan kuasa imamat rajawi Tuhan Yesus Kristus! Kamu mau melawan imamatNya?” Lalu ia menjawab dengan nada meremehkan, ”Aku tak takut, Romo, pada imamatmu!”

Ke kapel Lembah Karmel kami membawanya

Ketika Lucifer menantang imamat saya, saya marah. Saya minta tas saya kepada para mahasiswa. Saya melepaskan dia dulu untuk mengambil peralatan aspergil dan stola serta minyak suci, sementara dia ditahan oleh para mahasiswa yang ”menimbunnya”: dengan doa-doa Salam Maria, Bapa Kami, Aku Percaya, serta menindihnya dengan tubuh-tubuh kuat mereka. Ketika saya datang lagi, saya percikkan dia dengan air suci. Ia menjerit kepanasan, dan lari. Saat itu, saya berpikir, ini sudah dini hari, semua akan kacau jika tak diakhiri. Oleh karena itu, saya memerintahkan agar tubuh mahasiswi ini digotong dan dievakuasi. Mereka menggotongnya masuk ke mobil saya, lalu saya tancap gas dengan tujuan ke Lembah Karmel. Saya menelpon Mbak Sari dan Suster Lisa P Karm. Mbak Sari  dengan sigap telah meminta Satpam membuka gerbang dan pintu kapel.

Si mahasiswi dipegangi oleh Martha, Anton dan Asrul. Ia berteriak, ”Cepat Romo, cepat… dia mengejar…” katanya panik. Kami tetap berdoa Aku Percaya, Bapa Kami, dan Salam Maria. Tiba-tiba suara mahasiswi berubah lagi, ”Haaa. Mau dibawa ke mana anak ini, Bapa? Aku telah menambah lagi penyakitnya. Aku meremas jerohannya… Anak ini hanya sampai dini hari ini, Bapa. Bapalah yang harus tanggungjawab atas kematiannya!” Kemudian, anak itu muntah-muntah di mobil. Anton, Asrul dan Marta tetap berdoa dengan memeganginya yang berontak ke sana kemari. Saya mengatakan kepada Setan itu, ”Kamulah yang harus bertanggungjawab. Jangan memutarbalik fakta, dasar setan! Kamu telah melecehkan Sakramen Mahakudus. Kamu akan kubawa ke hadapan Yesus, supaya tahu rasa kamu nanti. Mau lepaskan dia sekarang, atau nanti kamu makin sengsara di hadapan Raja Semesta Alam!” Lalu dia mulai merayu lagi, ”Sia-sia semua ini Bapa… Bapa besok banyak acara kan? Ditunggu banyak umat.. sudahlah Bapa kembali saja istirahat”. Saya jawab: “Acara satu-satunya imam Tuhan ialah mengenyahkan kamu ke neraka!” Di situlah selama perjalanan ia menawari saya apapun akan diberikan asalkan saya tunduk pada keinginannya. Namun, saya tak mau berkompromi. Saya katakan dengan tegas bahwa dia yang harus tunduk pada Kristus! Mendengar ini ia berkata, ”Sayalah tuhan, I am the Lord”. Saya tertawakan dia. Lalu ia mengancam akan menggulingkan mobil. Saya menjawab, ”Ini mobil para uskup Indonesia. Tak bakalan kau berhasil menggulingkannya!”  Saya mengingatkannya akan Santo Yohanes Maria Vianney yang dia bakar tempat tidurnya gara-gara tak mampu mengalahkan imam kudus itu. Di hatiku aku berharap, Santo Yohanes Maria Vianney, kumohon agar engkau mendoakan aku untuk mengalahkan Setan ini…

Lalu si Setan lalu merajuk lagi, ”Ah kenapa tenagaku melemah, tak sekuat tadi”. Anak-anak mahasiswa ikut menjawab, ”Rasain lu.” Dia mendamprat : ”Apa lo, bocah kemarin sore!” Saya menjawabnya, ”Mereka bukan bocah kemarin sore. Mereka anak-anak Tuhan semesta alam”. Sepanjang jalan kami berdebat dengan bahasa Inggris, Jawa, dan Indonesia. Mobil bagaikan terbang… dalam setengah jam kami mendekati Lembah Karmel, dan semakin mendekati Sakramen Mahakudus. Lagi- lagi, Setan itu mulai menendang dan berontak. Kukatakan padanya, ”No place for evil, you know!” Kutantang dia, ”Kenapa kau kuasai anak ini. Apa salahnya?” Dia menjawab, “Bukan salah anak ini, tetapi ayahnya”. Kujawab: “Ya, aku tahu, berarti ayahnya mengikat perjanjian kegelapan denganmu. Nanti acara kita di rumah Tuhan hanya satu, ialah memutus perjanjian leluhur anak ini dengan Lucifer keparat ini!” Kemudian dia mengikik mirip nenek Lampir dalam film Misteri Gunung Merapi, atau mirip kuntilanak. Dia katakan: “Bukan, bukan begitu imam bodoh.  Kamu memang imam munafik dan pendosa!” Aku menjawab, “Aku memang pendosa, namun tidak memberontak kepada Tuhan seperti kamu!”. Dia menjawab lagi, “Ayahnyalah yang mempersembahkan diri kepadaku, Bodooh!” Kupancing dia, “Jadi, ayahnya mengikat perjanjian denganmu bukan?” Dia jawab: “Bukan, bodoh! Kamu keliru, imam bodoh. Ayahnya mempersembahkan diri kepada Kristus. Leluhurnyalah yang mempersembahkan diri kepadaku”. Dia tertawa ngekek lagi. Saya juga, mentertawakan kekeliruan saya. Jadinya kami terkekeh bersama. Namun dengan tegas kukatakan: “Kamu setan bodoh. Gampang dipancing ya hahaha… Maka  acara kita satu-satunya di depan Sakramen Mahakudus nanti hanyalah memutuskan perjanjian itu dan kamu akan mengalami sengsara kekal. Go to hell! Kalau kamu ingin bahagia, ajaklah anak buahmu dan dirimu sendiri bertobat, kembali menyembah Allah yang benar! Jangan iri lagi karena Putra-Allah menjadi Manusia”… Mendengar perkataan ini, dia meradang, ”I hate you.. I hate all priests of Christ…!!!” Namun, setelah mendengar betapa ia membenci para imam, saya merasa mendapatkan kekuatan dan keharuan. Sebab itu artinya kami berada di pihak yang benar, sehingga kerenanya, Setan membenci kami. Saya membayangkan jajaran imam Tuhan dan uskup yang berada di pihak saya. Sungguh itu menguatkan batin saya.

Setan kalah di hadapan Kristus dalam Sakramen Mahakudus

Sementara itu pohon-pohon bambu Lembah Karmel sudah mulai tampak… Si Setan berteriak lagi, ”Rumah jelek! Mosok Tuhan mau tinggal di rumah jelek! Akulah tuhan.” Aku menjawabnya, ”Itulah bedanya Kristus dengamu, Jelek! Dia mau merendahkan diri, sedangkan kamu malah menyombongkan diri! Rasakan akibatnya, kebencian abadi bersamamu sajalah!’  Lalu kudengar ia merajuk lagi,  ”Romo, ini saya, saya sudah sadar… saya mau pulang ke Bekasi, ke Jatibening, ini mau dibawa ke mana?” Tak terpengaruh atas rajukannya, saya menjawab, ”Sadar gundulmu kuwi! Kami mau membawamu ke hadapan Sakramen Mahakudus, Raja Semesta Alam yang penuh kuasa. Hanya kepadaNya semua lidah mengaku dan segala lutut bertelut, termasuk kamu!”

Pak Satpam membuka gerbang. Ia mengawal kami sampai ke samping kapel kecil (yang sebenarnya besar sekali). Mobil berhenti di jalan menanjak di samping kapel, di depan wisma St. Antonius. Tubuh mahasiswi itu kami bopong keluar mobil. Aneh sekali, badan yang kecil itu mempunyai bobotnya berlipat-lipat.  Dia tertawa ngikik. Mengerikan sekali. Melihat pak Satpam yang tinggi besar, dia berkata seolah suara mahasiswi itu : ”Wah, ini dia bapakku”. Tapi segera dia mendesis-desis dan mengikik ketika kami bopong ke kapel, ” Kalian tak kan berhasil… tak kan berhasil kikikiiiiikkk….”  Tubuh kecil namun berbobot itu kami baringkan di depan panti imam, di bawah altar, di lantai sebelum trap pertama. Jika dilihat dari ruang umat, kepalanya kami letakkan di sebelah kiri. Anton, Asrul dan Martha memegangi tangan dan kakinya. Saya minta dipinjamkan korek api dari pak Satpam untuk menyalakan lilin di kanan kiri tabernakel. Pak Satpam menyalakan lampu di patung Bunda Maria. Suasana temaram, dan dingin dini hari menggigit. Pukul 03.45. Saya berlutut  di hadapan tabernakel. Saya memohon kekuatan dari Tuhan sendiri. Lalu saya turun, berlutut lagi di trap di sisi kiri si mahasiswi. Saya mengajak anak-anak mahasiswa itu berdoa. Saya berdoa: ”Tuhan Yesus yang hadir dalam Sakramen Mahakudus, dengan rendah hati kami bawa ke hadapanmu tubuh anakMu yang sedang dirasuki si Jahat. Kami tidak sanggup mengusirnya dengan kekuatan kami sendiri. Bertindaklah Tuhan atas dia, utuslah malaikat agungMu dan balatentara sorgawi membebaskan dia. Amin”. Lalu saya menghadapi tubuh mahasiswi itu dari trap, membelakangi altar dan Sakramen Mahakudus. Dengan duduk karena lelah, saya angkat tangan kanan saya di atasnya dan membuat gerakan tanda salib berkat dengan berkata (saya heran mengapa saya bisa mengatakan ini): ”Atas kuasa imamat rajawi yang diberikan Tuhan Yesus Kristus kepada GerejaNya dan kepadaku, aku melepaskan ikatan perjanjian kegelapan antara kamu dengan leluhur anak ini. Dalam Nama Bapa, dan Putra dan Roh Kudus, Amin.”

Tubuh anak yang berbaring itu tiba-tiba terjungkit, duduk, melengos ke depan, menatap tajam ke Asrul yang memegangi kakinya, lalu  menoleh menatap tajam ke kiri menatap langsung ke mata saya….. Sedetik kemudian  terkulailah  tubuh si mahasiswi ini… Si jahat sudah keluar dari tubuhnya. Si mahasiswi ini lalu merintih : ”Romo, itu Tuhan Yesus… ooo Tuhan”, tangan kiri dan tangannya nya menggapai ke arah altar. Tapi kami bawa keluar dengan dituntun. Tapi ia melihat ke atas, ”Ooo… malaikat banyak sekali… oooh.. Romo, lihat?.. Ooo… Dia yang terjelek, hitam, telah diborgol… dimasukkan ke dalam kereta… Ooo Malaikat Agung Santo Mikael… ooh.. Sampai di pintu utama, anak itu minta kembali ke dalam, ”Romo, teman-teman, saya harus kembali… Itu Tuhan…”  Dia kutuntun, dan dengan tangannya ia menggapai ke arah Tabernakel…” Sampai di panti imam, di samping kanan altar ia mencium patung kaki Kristus… Lalu menuju tabernakel, ia memeluk tabernakel itu erat-erat. ”Tuhan Yesus terima kasih.. Syukur kepadamu.. ” lalu ia menangis di situ beberapa saat. Setelah selesai, ia ke altar Bunda Maria, ia memeluk kaki patung Bunda Maria dan menangis: “Bunda, terima kasih atas doamu. Aku tak akan meninggalkan engkau dan putramu”…

Iman lebih kuat daripada segala yang jahat

Pak Satpam menyerahkan kunci wisma Antonius. Anak itu mulai mengeluh lapar dan haus. Pak Satpam menggendongnya. Kini ia tidak berat lagi. Dia membersihkan diri di wisma, sementara teman-teman yang lain membelikan makanan dan minuman di warung yang memang agak jauh, karena dapur rumah retret belum buka. Hari masih pukul 04.30 pagi. Setelah makan minum, anak itu bercerita kepada kami tentang kejadian semalam. Bahwa setelah makan malam, ia masuk kamar di villa, dan melihat dua orang manusia bertanduk. Ia takut, lalu menceritakan hal ini kepada temannya. Kedua makhluk itu marah karena diceritakan keberaadaannya kepada orang lain. Mereka mengancam akan merasuki semua peserta Rekoleksi KMK KAJ itu. Si mahasiswi menawar, karena ketakutan serta kasihan kalau semua peserta kesurupan, maka spontan dia mempersilakan mahluk itu merasuki dirinya saja. Ketika di depan altar itulah, sebenarnya dia hampir saja mengikuti kehendak Lucifer untuk mengikutinya. Pasalnya, Lucifer mengancam, jika ia tidak mau ikut, maka imam itulah yang akan dibunuhnya. Karena kasihan pada Romo, ia akan ikut saja. Tetapi melesat ada malaikat yang membisikinya, ”Romo itu baik-baik saja, maka lawanlah Lucifer, sementara kami akan menariknya keluar dari tubuhmu.” Maka ia berani melawan, dan Lucifer ditarik oleh balatentara malaikat, diborgol lalu dimasukkan ke dalam kereta yang melesat membuangnya ke neraka. Setelah itu tinggal Tuhan Yesus dan Bunda Maria yang memeluk dan mendukungnya. Begitulah kesaksiannya. Namun bagi saya, ini juga adalah suatu kejadian iman melawan kuasa jahat di awal masa Adven 2010, tepat di Minggu pertama.

Sampai Minggu sore tak habis-habisnya saya, Asrul, Anton, Martha membicarakan hal ini. Juga teman-teman peserta rekoleksi KMK-KAJ Dekenat Timur dan OMK Wilayah Mikael Malaikat Agung  dan St. Andreas. Semua membuahkan satu kenyataan: bahwa iman lebih kuat daripada kebencian, apalagi setan. Saya sendiri merasa dikuatkan dalam iman dan imamat saya, dan disadarkan akan kelemahan diri serta pertobatan. Saya makin yakin dan percaya bahwa alam maut tak akan menguasai Gereja sampai kapanpun sesuai dengan janji Tuhan. ”Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.” (Mat 16:18). Sungguh, kuasa Allah mengatasi segalanya. Berbahagialah semua orang yang percaya yang bersandar kepada-Nya dan mengandalkan Dia.

Tuhan Yesus, hamba-Mu bersyukur atas pengalaman yang tak terlupakan ini. Aku semakin teguh mengimani kehadiran-Mu di dalam sakramen- sakramen-Mu. Syukur tak terkira untuk kuasa-Mu di dalam Sakramen Maha Kudus dan Imamat yang Engkau karuniakan kepadaku. Segala hormat, pujian dan syukur, kusampaikan kepada-Mu, Ya Tuhan Raja semesta alam. Amin.”

Terima kasih kepada semua yang telah membaca kisah sharing ini. Semoga kesaksian ini berguna bagi iman, harapan, dan kasih para pembaca, kepada Allah pencipta langit dan bumi.

Salam saya,
Yohanes Dwi Harsanto Pr.

http://katolisitas.org/2010/12/01/eksorsisme-pengalaman-yang-tak-terlupakan/#%E2%80%9Daku-lucifer%E2%80%9D
Millist KAS


MusicOct 29, '10 2:38 AM
for everyone
Jumat tanggal 22 Oktober 2010 di Kapela Shekinah Semarang, Romo Drs AI Purwo Hadiwardoyo MSF menyampaikan Homini yang amat menarik tentang perpecahan dan kesombongan rohani. Bagus lho ...jangan lewatkan...
Penyebab Perpecahan Gereja   

MusicOct 15, '10 3:15 AM
for everyone
Kita sering di kelirukan ketika membaca Injil, sepertinya hanya 12 rasul, NB lelaki saja yang rajin mengikuti Yesus. Padahal, lebih banyak perempuannya. Sampai saat inipun, lihatlah, ketika KEP dikatedral perempuan lebih banyak, doa rosario, misa lingkungan bahkan perayaan ekaristi minggupun perempuan lebih banyak. .... silahkan dengarkan homini romo Purwo MSF
Banyak perempuan menjadi pengikut Kristus    

MusicOct 15, '10 3:01 AM
for everyone
Jumat, seperti biasanya romo Purwo MSF, merayakan ekaristi di Kapela Shekinah Semarang. Homininya mengundang ketawa...silahkan dengarkan
Kaum Farisi   

   
tarcisius wrote on Aug 22, '11
Terima kasih atas perhatiannyambak Dewi. Berkah Dalem
dkdewi wrote on Aug 21, '11
selamat Ulang Tahun pak Martin..moga sehat selalu...dan senatiasa diberkati Tuhan..
littlelf wrote on Jan 28, '11
numpang iklan...
Sajikan Lapis Legit special Khas Pontianak (Premium Quality) untuk merayakan Imlek/Chinese New Year & Valentine's Day!
http://littlelf.multiply.com/photos/album/27#photo=1
wretnaningrum wrote on Jan 11, '11
Malam Pak Martin....trimakasih sudah mengunjungi rumah saya ya, Berkah Dalem,
imeel wrote on Jan 2, '11
hallo pak Martin, lama tak berkunjung kesini...smoga penghuninya selalu sehat sejahtera...'met Tahun Baru & Natal juga..damai Tuhan selalu beserta kita,...
siregarrosey wrote on Dec 31, '10
Selamat Natal dan Tahun Baru, Pak...Semoga di tahun yang baru semakin banyak berkat buat Pak Martin dan keluarga :)
yogahart wrote on Dec 31, '10
"Selamat Natal dan Tahun Baru , pak Martin
Semoga Damai Natal dan Sukses selalu menyertai.
Berkah Dalem !

Terima kasih , sudah menyempatkan singgah di gubug maya saya.
dadangpr wrote on Dec 27, '10
selamat natal juga pak Martin dan selamat menjelang tahun baru..
+berkah Dalem..
giehart wrote on Dec 14, '10
matur nuwun pak Martin rawuhipun.... Romo Paryono nate ngasto wonten Ganjuran...
tarcisius wrote on Sep 18, '10
Silahkan mampir bu Rini, banyak ceritera untuk MP, sayang masih belum mut
rinikriswekasanti wrote on Sep 16, '10
..pak martin, apa kabar? sy mampir sebentar di rumah bapak ya. sehat-2 slalu. Berkah Dalem..
tarcisius wrote on Sep 15, '10
Selamat pagi mas Askwhy, ketika ucapan selamat uang tahun ini terkirim mungkin saya sedang berada di laut Timor, dalam penerbangan ke Kupang dan selama 3 minggu di Kefamenanu. Terima kasih... Tuhan Memberkati.
askwhy wrote on Aug 21, '10
Selamat Ulang tahun ya, pak..Tuhan melimpahi kasih dan berkatNya untuk bapak dan keluarga
vincentiussan wrote on Jul 17, '10
Selamat siang Pak, mampir baca tulisan-tulisan Pak Martin, salam hangat.
cutiemolly wrote on Jun 4, '10
salam kenal ^ ~ ^
Numpang promo yaa..
Terima pesanan.
* souvenir: candle craft, towel craft, fridge magnet
* souvenir rohani: rosario dll
* box display perhiasan, corsage
* manik-manik
* florist bag (tempat kawat)
* bubble wrap untuk pelindung barang dlm pengiriman

eceran dan grosir. mampir yaaa... ^ ~ ^
thx.
cutiemolly’s souvenir http://www.cutiemolly.multiply.com/

jadipintar wrote on Apr 30, '10

Tiket Pesawat | Tiket Pesawat Lion Air

dkdewi wrote on Apr 3, '10
yswitopr wrote on Oct 27, '09
7 habitnya masih jalan, Pak?
veronaartshop wrote on Oct 27, '09
Numpang Promo ya,

Hi,

Mari Ke toko onlineku yuuuuk di www.veronaartshop.multiply.com

Menyediakan berbagai kerajinan seperti Kristik, hakken, hasil rajutan, Syall, taplak meja dll..
Bisa buat hadiah juga, jadi ga perlu repot mikirin Gift untuk seseorang.. ^___^

Dilihat disini produknya ya..
www.veronaartshop.multiply.com
renggaa wrote on Oct 16, '09
yang sedang dikerjakan sekarang masih sama seperti kemarin Pak, masih berkutat dengan vsat internet, provider, memonitoring pemakaian bandwidth user, maintenance, upgrade/downgrade bandwidth, dan lain-lain... sebaliknya Pak Martin lagi sibuk apa ? Tetap bersemangat Pak... GBU
renggaa wrote on Oct 14, '09
Hallo Pak Martin, apa kabar ? sudah cukup lama tidak bertemu di MP, terakhir kalo ngga salah sekitar 2-3 bulan yang lalu. Semoga Pak Martin tetap sehat, begitu juga dengan keluarga. Salam
wretnaningrum wrote on Oct 12, '09
Waaaaah....senangnya.....!!!
wretnaningrum wrote on Oct 12, '09
Apa kabar Bapak dan Ibu? Sehat selalu ya...!
jakartacityscape wrote on Oct 5, '09
SIAPAPUN, DIMANAPUN, BISA !!!
Siapapun sekarang Bisa Berbisnis "Tiket Pesawat Terbang"
Yang penting Punya Komputer/Koneksi Internet.
Manfaatkan Peluang Baru Sistem Jaringan ini !!!

http://www.klik.ws/TIKET-ONLINE









theablett wrote on Sep 5, '09
Happy Father's Day,. pak Martin:D
hanscj wrote on Sep 3, '09
Berkah Dalem
Nuwun untuk kunjungannya di GerejaDesa
theablett wrote on Aug 28, '09
Have a good weekend yach pak,..

Salam untuk keluarga.

JBU always
yulicempluk wrote on Aug 27, '09
meskipun terlambat... Selamat ulang tahun pak Martin... moga selalu sehat dech...
Berkah Dalem
dkdewi wrote on Aug 21, '09
Pages:123456